• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
30 dilihat       29 Oktober 2026

Pemkab Bantaeng Persiapkan BLUD Penangkaran Benih Jagung

Maros, (29/10) – Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng melalui UPT Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP) melakukan kunjungan kerja ke BRMP Sulawesi Selatan dan BRMP Tanaman Serealia, Kamis (29/10). Kunjungan ini memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia perbenihan sekaligus menjadi bekal menyiapkan penangkaran benih dalam bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sesampainya di BRMP Serealia, peserta tersebut antara lain; Wakil Bupati Bantaeng – Sahabuddin, Kepala BRMP Sulawesi Selatan – Zainal Abidin, Kepala BRMP Serealia – Sarjoni, Kepala Dinas Pertanian – Mahyudin, Kepala UPT Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP), dan 15 petani penangkar langsung melihat displai varietas jagung, gandum, dan sorgum. Mereka juga meninjau unit pengelola benih sumber (UPBS), mulai dari pengeringan benih dengan flat bed dryer, mesin sortir dan grading, alat pemrosesan, laboratorium pengujian mutu benih, hingga gudang cold storage. Tindak lanjut kunjungan ini adalah menyusun cetak biru pengembangan BLUD penangkaran benih untuk Kab. Bantaeng.

Potensi Bantaeng

Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang paling banyak ditanam di Bantaeng. Pada 2020, bupati saat itu menyebut areal pertanaman jagung sekitar 15 ribu hektare, tersebar hampir di semua kecamatan, dengan sentra di Desa Kaloling, Kecamatan Gantarang Keke. Publikasi BPS terdahulu juga menempatkan Bantaeng di urutan kelima produsen jagung di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data BPS produksi jagung Bantaeng tercatat 160.193,00  pada 2023 dan 161.654,18 pada 2022. Sebagai pembanding, produksi nasional naik dari 15,14 juta ton pada 2024 menjadi 16,16 juta ton pada 2025. Hingga tulisan ini terbit belum terdapat angka resmi luas lahan khusus penangkaran, tetapi sebagian dari belasan ribu hektare areal jagung tersebut berpotensi dikembangkan, dan cetak biru BLUD akan memetakannya. Namun BPS Bantaeng mencatat produksi jagung turun sekitar 42 persen pada triwulan II 2026 akibat El Nino, sehingga benih unggul yang tersedia tepat waktu menjadi kunci.

Didukung Pembangunan Pusat dan Daerah

Pemerintah pusat telah hadir di Bantaeng. Pada 5 Juli 2024, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau pompanisasi di Desa Layoa, Gantarangkeke, saat itu 80 dari 150 unit pompa yang dibutuhkan telah disalurkan untuk sekitar 500 hektare sawah tadah hujan. Pada 2026, Kementan menyiapkan 56 ribu unit pompa air secara nasional, dan Bantaeng menjadi lokasi panen raya jagung serentak kuartal I 2026 di Kecamatan Eremerasa.

Di tingkat daerah, Dinas Pertanian memetakan wilayah berdasarkan sumber air, mendorong percepatan tanam dengan varietas genjah, dan memperkuat produksi benih lokal lewat penangkar dan UPT BBTP. Pemkab Bantaeng juga menyalurkan pompa air bantuan CSR Perseroda kepada kelompok tani pada 15 Oktober 2026.

Dengan BLUD penangkaran, Bantaeng bersiap menjadikan benih jagung unggul sebagai bagian dari kemandirian pertanian daerah.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Jurnalis: Muhammad Qitfirul Azizul, Editor: Muchammad Fatchur Rizza

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Memang Daun Jagung Layu di Siang Hari itu Normal?
    30 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Profil Lengkap Tiga Nahkoda Pertanian Indonesia
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Wamentan Saleh Ajak ASN Kementan Prioritaskan Ketahanan Pangan
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung Kini Jadi Penyubur Tanah
    23 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Budi Daya Jagung Produksi Benih Warta Serealia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved