• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
19 dilihat       09 Oktober 2026

Satu Jaringan Pos, Peluang Tanpa Batas bagi Pertanian Indonesia

Maros, (9/10) – Hari Pos Sedunia tahun ini mengusung tema “One postal network, infinite possibilities”. Jaringan pos dunia terdiri dari lebih dari 660.000 kantor dan 4,6 juta pekerja, dan menyediakan layanan esensial bagi masyarakat. Di Indonesia, jaringan itu kini ikut menopang sektor pertanian, mulai dari pengiriman benih sampai penjualan hasil panen.

Dari Ekspor Hortikultura hingga Operasi Pasar

Peran Pos Indonesia di sektor pertanian sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Pada 2021, pengiriman hortikultura lewat pos mencapai 164,2 ton dalam 5.076 kali pengiriman. Kementan juga menandatangani perjanjian kerja sama antara Badan Karantina Pertanian dan PT Pos Indonesia untuk memperlancar pengiriman komoditas pertanian. 

Pada Februari 2025, Menteri Pertanian memimpin Operasi Pasar Pangan Murah dengan melibatkan 4.500 gerai Kantor Pos di seluruh Indonesia. Hasilnya, program ini menyalurkan 2.853 ton pangan dengan omzet Rp39,3 miliar melalui 3.531 outlet yang aktif bertransaksi.

Benih, Vaksin, dan Sarana Produksi

Sepanjang 2025, kerja sama makin mengarah ke sisi hulu pertanian:

  • Badan Pangan Nasional. Bapanas dan Pos Indonesia menandatangani kesepahaman untuk memperluas jangkauan distribusi pangan nasional hingga wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
  • Peternakan. Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan melihat peluang kerja sama untuk pengiriman semen beku, bibit, sampel, benih, dan vaksin ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Pos Indonesia disebut memiliki lebih dari 4.800 Kantor Pos Online di seluruh Tanah Air.
  • Tanaman pangan. Pada Oktober 2025, Pos Indonesia dan Ditjen Tanaman Pangan Kementan menandatangani nota kesepahaman. Kerja sama ini mencakup distribusi benih unggul, pengiriman sampel uji keamanan pangan, serta dokumen dan sarana produksi pertanian. Pos Indonesia menyebut jaringannya lebih dari 22.000 titik layanan.

Menghubungkan Petani dengan Pasar

Tahun 2026 membawa dua langkah penting. Pada 6 Januari, Pos Indonesia dan PT Rumah Tani Nusantara menandatangani perjanjian kerja sama. Layanannya meliputi pickup di gudang atau titik pengumpulan, pengiriman ke pasar tujuan, bongkar muat, pelaporan status pengiriman, dan jaminan ganti rugi. Pemerintah mendorong kolaborasi ini agar rantai pasok tetap berjalan, biaya logistik terkendali, dan harga pangan stabil setelah bencana. Rumah Tani Nusantara sendiri telah menyerap lebih dari 200 ton cabai, 3,2 ton durian, dan 4 ton kopi dari petani di wilayah terdampak bencana sejak 2 Desember 2025.

Pada Agustus 2026, kerja sama berlanjut lewat soft launching AgriPost, yaitu outlet pangan di kantor pos. Menurut Direktur Operasi Pos Indonesia Doni Maya, tahap awal berupa 100 outlet di Jabodetabek, lalu sekitar 300 outlet hingga akhir 2026, dan 2.000 outlet serta 500 hub hingga 2029. Rumah Tani Nusantara menyebut mengelola sekitar 27.400 petani yang dapat menyalurkan hasil panen lewat jaringan ini. Direktur SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono menilai pemotongan rantai distribusi memberi petani kepastian pasar dan harga, serta konsumen harga yang lebih terjangkau.

Fondasi Digital dan Pengakuan Dunia

Peran ini sejalan dengan arah transformasi digital nasional. Pada Hari Bhakti Postel ke-80, Menkomdigi Meutya Hafid menyebut pos dan telekomunikasi sebagai urat nadi digital bangsa. Di tingkat global, Indonesia dipercaya duduk di Council of Administration dan Postal Operations Council UPU periode 2025–2029 pada Kongres UPU ke-28. Momentum ini diharapkan memperkuat industri pos dalam negeri.

Dari ekspor hortikultura, operasi pasar, pengiriman benih dan vaksin, hingga outlet AgriPost, Pos Indonesia menempatkan diri sebagai penghubung antara sentra produksi dan pasar. Di Hari Pos Sedunia ini, jaringan yang menjangkau banyak pelosok itu menjadi salah satu pendukung swasembada pangan.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Jurnalis: Muchammad Fatchur Rizza.

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Merayakan 10 Bubur Nusantara dan Mengingat Anak-Anak yang Masih Kelaparan
    10 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Mentan Amran Langsung Eksekusi Aspirasi 1.000 Petani Indramayu
    30 Sep 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Kementerian Pertanian Susun Skema Pembiayaan Bioetanol yang Berpihak pada Ekonomi Rakyat
    29 Sep 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    PLN dan Itera Kembangkan Riset Kaliandra dan Sorgum Untuk Transisi Energi Hijau
    24 Sep 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Lembaga Negara Pembangunan Pertanian Pertanian Indonesia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved