• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
35 dilihat       13 April 2026

Kenapa Semakin Lama Jagung Manis Disimpan, Rasanya Semakin Hambar?

Maros, (13/4) – Jagung manis merupakan salah satu komoditas yang sangat digemari untuk berbagai olahan. Namun, penikmat jagung sering menghadapi kendala di mana rasa manisnya menurun drastis jika tidak segera diolah setelah dibeli atau dipetik. Fenomena ini bukan sekadar perasaan, melainkan ada penjelasan ilmiah di baliknya.

Proses Perubahan Gula Menjadi Pati

Secara genetik, jagung manis memiliki mutasi yang menghambat perubahan gula menjadi pati saat masih berada di pohon. Inilah yang membuatnya jauh lebih manis daripada jagung biasa. Namun, begitu tongkol jagung dipetik dari batangnya, pasokan nutrisi terputus, sementara sel-sel biji jagung masih terus melakukan metabolisme.

Setelah panen, enzim di dalam biji jagung mulai bekerja aktif mengubah sukrosa (gula) menjadi amilopektin atau pati. Akibatnya, kandungan gula yang memberikan rasa manis berkurang, sementara kandungan pati yang bersifat tawar bertambah. Inilah yang menyebabkan jagung yang sudah lama disimpan terasa lebih "tepung" dan keras.

Suhu Sebagai Faktor Utama

Faktor paling krusial yang menentukan kecepatan hilangnya rasa manis adalah suhu lingkungan. Suhu yang tinggi akan mempercepat aktivitas enzim dalam mengubah gula menjadi pati. Pada suhu ruang, jagung manis dapat kehilangan hingga 50 persen kadar gulanya hanya dalam waktu 24 jam setelah dipetik.

Tips Mempertahankan Rasa Manis

Untuk menjaga kualitas rasa jagung manis, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:

  1. Segera Dimasak: Waktu terbaik untuk mengonsumsi jagung manis adalah sesaat setelah dipetik atau dibeli agar kadar gulanya masih maksimal.

  2. Pendinginan Segera: Jika tidak langsung dimasak, simpanlah jagung di dalam lemari es. Suhu dingin (sekitar 0°C hingga 4°C) dapat menghambat aktivitas enzim secara signifikan, sehingga proses pengubahan gula menjadi pati berjalan jauh lebih lambat.

  3. Jangan Mengupas Kulit: Sebaiknya jangan mengupas kulit jagung jika ingin menyimpannya di kulkas. Kulit jagung membantu menjaga kelembapan biji agar tidak cepat kering dan keriput.

Dengan penanganan yang tepat dan pendinginan yang cepat, kesegaran serta rasa manis alami jagung dapat bertahan lebih lama untuk dinikmati.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan rilis pada Mongabay berjudul "Rahasia Jagung Manis, Rasa Manisnya Berkurang Jika Terlalu Lama Disimpan"

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mengenal Kelas Kesesuaian Lahan, Kunci Optimasi Produksi Jagung Nasional
    15 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Menjaga Eksistensi Jagung Titi dan Kain Tenun Kewatak Khas Lamakera di Era Modern
    11 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Jagung Titi: Kearifan Lokal Serealia dari Flores Timur untuk Diversifikasi Pangan Nasional
    10 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Sorgum: Pilar Strategis Ketahanan Pangan Indonesia di Era Krisis Iklim
    09 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Ensiklopedia Jagung Manis

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved