• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
35 dilihat       26 April 2026

BRMP Kick-Off Tanam Padi Modern "PM AAS" di Maros

Maros, (26/4) – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi transformasi sektor agraris melalui mekanisasi tingkat tinggi. Sebagai aksi nyata, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) resmi menggelar tanam padi perdana menggunakan model Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM–AAS) di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Minggu (26/4).

Langkah ini merupakan respons strategis pemerintah terhadap tantangan kelangkaan tenaga kerja serta kebutuhan akan proses budi daya yang lebih presisi, efisien, dan efektif di era digital.

Sinergi Tabela dan Drone, Efisiensi Tanpa Batas

Inti dari sistem PM–AAS ini adalah pengadopsian teknologi Tabela (Tanam Benih Langsung) yang diintegrasikan dengan penggunaan drone. Inovasi ini mengubah teknik tanam konvensional menjadi ekosistem yang jauh lebih hemat biaya dan waktu:

  • Tabela Mekanis: Memungkinkan petani menanam benih secara langsung tanpa melalui proses penyemaian dan pindah tanam (transplanting). Hasilnya, durasi masa tanam terpangkas signifikan dan biaya upah tenaga kerja—yang biasanya mendominasi modal usaha tani—bisa ditekan serendah mungkin.
  • Drone Pertanian: Berperan sebagai "mata di langit" untuk pemetaan lahan dan pemantauan kesehatan tanaman secara real-time. Selain itu, drone bertindak sebagai alat eksekusi presisi untuk penyebaran benih dan pemupukan cair yang merata.

Lompatan Produksi, Lipat Gandakan Hasil Panen

Melalui PM–AAS, Kementan menargetkan lompatan produktivitas yang luar biasa. Saat ini, rata-rata produktivitas nasional berada di kisaran 5,2 ton per hektare. Dengan penerapan teknologi ini, hasil panen diharapkan mampu meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Pada uji coba tahun 2025 di Kabupaten Soppeng, produktivitas padi berhasil menyentuh angka 10,4 ton per hektare. Saat ini, program tersebut telah dikembangkan di lahan seluas 100 hektare yang tersebar di 14 provinsi. Khusus di Sulawesi Selatan, uji coba berlangsung di empat kabupaten penyangga pangan: Maros, Sidrap, Soppeng, dan Bone.

Benteng Menghadapi El Nino dan Perubahan Iklim

Menyadari adanya ancaman fenomena El Nino, BRMP juga menyertakan teknologi mitigasi iklim. Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Fadjry Djufry, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan alat pengukur ketinggian air otomatis.

"Teknologi ini memungkinkan efisiensi pengairan yang luar biasa sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan secara dini," jelas Fadjry. Selain sensor air, penggunaan varietas unggul hibrida yang toleran terhadap lahan kering menjadi kunci keberhasilan budidaya di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Regenerasi Petani melalui "Brigade Pangan"

Transformasi ini tidak hanya bicara soal angka produksi, tetapi juga keberlanjutan profesi petani. Dengan sistem yang serba teknologi, Kementan berharap dapat menarik minat generasi milenial dan Gen Z untuk bergabung dalam Brigade Pangan.

Sinergi antara teknologi tepat guna dan semangat modernisasi ini menjadi pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang kompetitif di kancah global. Kolaborasi antara kekuatan teknologi dari BRMP dan manajemen lapangan yang modern memastikan Indonesia tetap tegak berdaulat pangan.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Jurnalis: Muchammad Fatchur Rizza

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Mengenal Kelas Kesesuaian Lahan, Kunci Optimasi Produksi Jagung Nasional
    15 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Kenapa Semakin Lama Jagung Manis Disimpan, Rasanya Semakin Hambar?
    13 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Menjaga Eksistensi Jagung Titi dan Kain Tenun Kewatak Khas Lamakera di Era Modern
    11 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Jagung Titi: Kearifan Lokal Serealia dari Flores Timur untuk Diversifikasi Pangan Nasional
    10 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Budi Daya Padi Pertanian Modern

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved