• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
88 dilihat       02 April 2026

Kekuatan Pangan Lokal Lembata, Ikhtiar Menjaga Serealia di Tengah Krisis Iklim

Maros, (2/4) – Di tengah ancaman krisis iklim global yang kian nyata, masyarakat di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan optimisme luar biasa melalui penguatan pangan lokal. Bagi warga setempat, kembali ke akar budaya dengan menanam tanaman asli daerah bukan sekadar tradisi, melainkan strategi bertahan hidup yang paling masuk akal di tengah cuaca yang tak menentu.

Tanaman serealia seperti sorgum dan jewawut, serta berbagai jenis umbi-umbian, kini kembali menjadi primadona di ladang-ladang penduduk. Tanaman-tanaman ini terbukti memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lahan kering dan minim curah hujan, karakteristik yang sangat krusial bagi wilayah NTT.

Serealia sebagai Benteng Ketahanan Pangan

Sorgum dan jewawut bukan sekadar sumber karbohidrat bagi masyarakat Lembata. Kedua komoditas serealia ini merupakan "tanaman penyelamat" saat padi atau jagung hibrida gagal panen akibat kekeringan panjang. Ketangguhan varietas lokal ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman hayati adalah kunci kedaulatan pangan.

Masyarakat setempat mulai menyadari bahwa ketergantungan pada satu atau dua jenis komoditas saja sangat berisiko. Oleh karena itu, gerakan menanam kembali pangan lokal (diversifikasi) terus digalakkan untuk memastikan lumbung pangan keluarga tetap terisi, apa pun kondisi cuacanya.

Kearifan Lokal dan Adaptasi Ekosistem

Optimisme di Lembata juga didorong oleh kuatnya kearifan lokal dalam mengelola alam. Petani di sana memiliki cara tersendiri dalam membaca tanda-tanda alam dan memilih benih yang paling tangguh untuk ditanam. Pendekatan ini selaras dengan upaya perakitan varietas yang adaptif terhadap cekaman lingkungan.

Keberhasilan di Lembata memberikan pesan kuat bagi kita semua: kemandirian pangan dimulai dari menghargai dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di sekitar kita.

Poin Utama bagi Kesejahteraan Masyarakat:

  1. Imunitas terhadap Gagal Panen: Penggunaan varietas serealia lokal (sorgum & jewawut) meminimalisir risiko kelaparan saat kemarau ekstrem melanda.

  2. Pelestarian Plasma Nutfah: Budidaya pangan lokal menjaga kekayaan genetik tanaman asli Indonesia tetap lestari untuk generasi mendatang.

  3. Kemandirian Ekonomi: Dengan benih yang bisa diproduksi secara mandiri oleh petani, ketergantungan pada input luar dapat ditekan secara signifikan.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan rilis pada Mongabay berjudul "Pangan Lokal, Optimisme Masyarakat Lembata Hadapi Krisis Iklim"

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kick-Off Tanam Padi Modern "PM AAS" di Maros
    26 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Mengenal Kelas Kesesuaian Lahan, Kunci Optimasi Produksi Jagung Nasional
    15 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Kenapa Semakin Lama Jagung Manis Disimpan, Rasanya Semakin Hambar?
    13 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Menjaga Eksistensi Jagung Titi dan Kain Tenun Kewatak Khas Lamakera di Era Modern
    11 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Jagung Titi: Kearifan Lokal Serealia dari Flores Timur untuk Diversifikasi Pangan Nasional
    10 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Ketahanan Pangan Sorgum

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved