• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
114 dilihat       17 April 2026

Kemandirian Energi dari Lahan Melalui B50 pada Alsintan dan Bioreaktor Biodiesel

Maros, (17/4) – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memacu penggunaan energi terbarukan di sektor agraris. Langkah ini diwujudkan melalui pengembangan biodiesel B50 dan pengujian intensif pada alat dan mesin pertanian (alsintan), sebagai upaya strategis menuju kemandirian energi nasional dan pertanian modern yang berkelanjutan.

Inovasi Bioreaktor Biodiesel Hybrid

Salah satu terobosan utama datang dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) yang mengembangkan teknologi Bioreaktor Biodiesel Hybrid. Inovasi ini dirancang agar mampu mengolah berbagai jenis minyak nabati menjadi biodiesel secara fleksibel, efisien, dan terkontrol kualitasnya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan biofuel adalah instruksi langsung dari Presiden untuk memperkuat kedaulatan energi. "Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Targetnya tahun ini kita tidak lagi impor solar," ujar Mentan Amran. Strategi ini diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga meningkatkan nilai tambah komoditas sawit dalam negeri.

Uji Lapangan: Performa B50 Terbukti Tangguh

Hilirisasi inovasi ini telah memasuki tahap implementasi nyata. Kepala BRMP, Fadjry Djufry, menyatakan bahwa pengembangan bioenergi ini bertujuan memastikan operasional alsintan di lapangan berjalan lebih efisien dengan bahan bakar yang stabil kualitasnya.

Pada awal April 2026, BRMP Mektan (Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian) bersama LEMIGAS telah melakukan uji kinerja lapangan terhadap alsintan berbahan bakar B50. Pengujian ini mencakup berbagai parameter kritis pada traktor roda dua, traktor roda empat, hingga pompa air.

Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, menjelaskan beberapa poin kunci hasil pengujian:

  • Keandalan Mesin: Performa mesin tetap stabil dan tangguh dalam kondisi operasional nyata.

  • Efisiensi & Standar SNI: Hasil uji daya, konsumsi bahan bakar, dan efisiensi kerja telah memenuhi standar SNI yang ditetapkan.

  • Cold-startability: Mesin tetap mudah dihidupkan meskipun setelah disimpan dalam jangka waktu tertentu.

Menuju Masa Depan Pertanian Berkelanjutan

Hasil positif dari pengujian ini menunjukkan bahwa biodiesel B50 sangat potensial untuk diterapkan secara luas pada mekanisme pertanian tanpa menurunkan performa maupun keandalan mesin.

Integrasi antara teknologi bioreaktor biodiesel dan mekanisasi pertanian berbasis energi alternatif ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pertanian Indonesia. Dengan berkurangnya ketergantungan pada bahan bakar fosil, efisiensi operasional petani akan meningkat, sekaligus mendukung keberhasilan program B50 nasional secara menyeluruh.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis ulang berdasarkan rilis pada Kementerian Pertanian berjudul "Kementan Uji B50 untuk Alsintan, Bioreaktor Biodiesel Disiapkan" serta rilis pada BRMP Mektan berjudul "B50: Alternatif Strategis Pemanfaatan Bioenergi untuk Alsintan".

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kick-Off Tanam Padi Modern "PM AAS" di Maros
    26 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Sektor Pertanian Indonesia Berhasil Tingkatkan Ekspor dan Capai Swasembada Pangan pada 2026
    20 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Mentan Amran Ajak Mahasiswa Kembangkan Pertanian Indonesia
    19 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Mengenal Kelas Kesesuaian Lahan, Kunci Optimasi Produksi Jagung Nasional
    15 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Inovasi Teknologi Pertanian Modern

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved