Pentingnya Dolomit dan Silika pada PM AAS Padi
Makassar, (4/11) – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia (BRMP Serealia) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian Kota Makassar yang dihadiri oleh Kepala BRMP Serealia, Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Kota Makassar, serta penyuluh pertanian Kota Makassar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BRMP Serealia menyampaikan pentingnya aplikasi dolomit dan silika dalam penerapan metode PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agriculture System) pada tanaman padi.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa penggunaan dolomit memiliki peran penting dalam memperbaiki kondisi tanah, terutama pada lahan dengan tingkat kemasaman tinggi, sekaligus menyediakan unsur hara kalsium dan magnesium yang dibutuhkan tanaman. Sementara itu, silika berperan dalam memperkuat jaringan tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap cekaman lingkungan, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi.
Pemberian dolomit dan silika secara tepat dan sesuai kebutuhan lahan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas budidaya, kesehatan tanaman, serta produktivitas padi dalam penerapan teknologi PM-AAS.
Melalui kegiatan rakor, diharapkan penyuluh pertanian Kota Makassar semakin memahami metode budi daya PM AAS, sehingga mampu menyebarluaskan informasi serta mendampingi petani di wilayah binaan masing-masing.
Sinergi antara BRMP Serealia dan penyuluh pertanian menjadi langkah penting dalam mempercepat diseminasi inovasi teknologi pertanian serta memastikan program strategis Kementerian Pertanian dapat diimplementasikan secara optimal di tingkat lapangan.
Bersama penyuluh, kita perkuat pendampingan, percepat penerapan inovasi, dan wujudkan pertanian modern untuk mendukung peningkatan produksi serta swasembada pangan nasional.