• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
35 dilihat       08 Januari 2026

Tanam Jagung, Bukan Hanya Urusan Pangan

Bekasi, (8/1) –  Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian merupakan langkah preventif dalam mengatasi masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran, hingga potensi kejahatan. Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 di Cikarang Pusat, Bekasi, Kamis (8/1/2026).

“Kami ingin menyampaikan swasembada jagung jangan kita lihat berdiri sendiri. Swasembada jagung menurunkan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, menurunkan pengangguran,” ujar Mentan Amran.

Pertanian sebagai Upaya Preventif

Menurut Mentan, keberhasilan swasembada komoditas serealia, khususnya jagung, berdampak langsung pada stabilitas sosial. Dengan terciptanya lapangan kerja dan peningkatan pendapatan di hulu (pedesaan), potensi perilaku menyimpang di hilir dapat ditekan secara signifikan.

“Kalau tiga-tiganya ini terjadi, ini sama dengan preventif untuk mencegah kejahatan. Jadi kita cegat di hulu, bukan di hilir. Bukan setelah dia berbuat kejahatan. Ini adalah operasi bagian mencegah kejahatan, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan yang hasilnya nanti mengurangi kejahatan,” tegasnya.

Capaian Produksi dan Kesiapan Ekspor

Lonjakan produksi jagung nasional dalam setahun terakhir menunjukkan hasil konkret dari kebijakan percepatan tanam. Berdasarkan data BPS, produksi jagung pipilan kering (JPK-KA14%) sepanjang 2025 mencapai 16,11 juta ton, naik 6,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Hasilnya luar biasa. Bapak Presiden apresiasi kemarin. Hasilnya meningkat sampai 20 persen pada semester pertama di tahun 2025, dengan total produksi Januari–Desember 16,11 juta ton,” jelas Mentan Amran.

Melihat ketersediaan lahan seluas 700 ribu hektare yang siap panen, Mentan optimistis Indonesia akan segera memasuki pasar ekspor. “Kami hitung tadi totalnya 700 ribu hektare. Kalau dikali 5 ton saja, itu 3,5 juta ton setengah. Kita siap-siap ekspor, dan Bulog dari sekarang harus siap untuk serapannya,” tambahnya.

Proyeksi Awal Tahun 2026

Penguatan produksi jagung nasional diprediksi terus berlanjut. Potensi produksi pada periode Januari–Februari 2026 diperkirakan mencapai 3,14 juta ton dengan luas panen sekitar 0,53 juta hektare. Hal ini memperkuat komitmen pemerintah untuk menjadikan jagung bukan sekadar komoditas pangan, melainkan solusi strategis bagi kesejahteraan dan ketertiban sosial nasional.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini bersumber pada Kementerian Pertanian

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    NTB Bersiap Jadi Pilar Jagung dan Bawang Putih Nasional
    09 Feb 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Menyeluruh dalam 3 Tahun
    08 Feb 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Menteri Pertanian Tekankan Meritokrasi dan Penguatan Penyuluh Pertanian di Bawah BRMP
    06 Feb 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Inovasi Budi Daya: 5 Kunci Tingkatkan Produktivitas Jagung Amerika Serikat
    03 Feb 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Analisis Global: Tantangan Rendahnya Profitabilitas Jagung dalam Dekade Mendatang
    02 Feb 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Jagung Jagung Hibrida

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved