Mentan Amran Beri Petani Tanpa Lahan Hand Tractor untuk Buka Usaha Jasa Olah Lahan
Banggai, (18/9) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan langsung berupa satu unit hand tractor kepada seorang petani yang tidak memiliki lahan pertanian di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Bantuan ini disiapkan agar petani tersebut tetap memiliki peluang ekonomi dan penghasilan melalui usaha jasa pengolahan lahan.
Bantuan tersebut diserahkan secara spontan saat Mentan Amran melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen raya padi di Kecamatan Sentral Sari, Kabupaten Banggai, pada Kamis (10/9). Acara panen raya itu sendiri dilaksanakan di atas lahan seluas 3.700 hektare dengan tingkat produktivitas rata-rata mencapai 6,4 ton per hektare.
Momen penyerahan bermula ketika Mentan Amran berdialog dengan seorang petani lokal yang mengaku tidak memiliki lahan sawah sendiri. Setelah mendengarkan kondisi ekonomi petani tersebut, Mentan Amran langsung meminta jajarannya untuk segera membawa kunci hand tractor ke lokasi.
“Saya tanya, keberatan enggak kalau saya bantu? Ada traktor, hand tractor sekarang di sini. Ambil kuncinya satu,” ujar Mentan Amran.
Solusi Mandiri Lewat Jasa Sewa Alsintan yang Wajar
Mentan Amran menegaskan bahwa bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi petani yang tidak memiliki lahan, bukan kepada pemilik sawah. Alat mesin pertanian (alsintan) tersebut nantinya dapat dioperasikan untuk mengolah lahan milik petani lain di sekitarnya dengan menerapkan tarif sewa yang wajar dan terjangkau.
“Traktor itu nanti, itu punyamu. Bukan yang punya sawah. Pakai, sewakan, jangan mahal. Hasilnya ambil,” tegas Mentan Amran.
Pola pemberdayaan ini dinilai efektif sebagai langkah konkret pemerintah dalam membuka akses ekonomi bagi penyakap atau buruh tani yang tidak memiliki lahan garapan. Dengan memiliki alsintan sendiri, mereka dapat menjalankan bisnis jasa pertanian sekaligus memperluas manfaat bantuan bagi para petani lain di wilayahnya.
Wujud Keberpihakan Nyata untuk Petani Kecil
Kebijakan cepat tanggap ini lahir dari pengalaman pribadi Mentan Amran yang pernah hidup dalam keterbatasan, sehingga ia merasa terpanggil untuk langsung mengulurkan tangan kepada saudara sesama petani yang membutuhkan.
“Kalau ada yang berteriak, itu tugas kita sebagai pembantu. Karena dia adalah saudara kita, membutuhkan uluran tangan,” pungkas Mentan Amran.
Langkah penyerahan bantuan ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Pertanian dalam menghadirkan solusi nyata di lapangan, termasuk memastikan seluruh kendala petani mulai dari akses sarana produksi hingga penciptaan peluang ekonomi dapat direspons secara cepat dan tepat sasaran.
Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".
Artikel ini ditulis berdasarkan rilis pada Kementerian Pertanian berjudul "Tak Punya Lahan Sawah, Petani Banggai Dapat Hand Tractor dari Mentan Amran."