Mentan Amran Langsung Eksekusi Aspirasi 1.000 Petani Indramayu
Jakarta, (30/9) – Sebanyak 1.000 petani dari 24 basis Serikat Tani Indramayu menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah sigap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Bertepatan dengan momentum perayaan Hari Tani Nasional 2026, Kamis (24/9), Mentan Amran menerima langsung aspirasi mereka di Kantor Pusat Kementerian Pertanian dan memecahkan berbagai kendala krusial di lapangan, mulai dari masalah irigasi, pupuk, hingga kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan).
Ketua Serikat Tani Indramayu, Casudi alias Bung Udi, menegaskan bahwa kedatangan ribuan petani ke Kementan bertujuan untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan. Isu paling mendesak yang dihadapi adalah krisis pasokan air bagi lahan sawah tadah hujan di wilayah Kroya, Gantar, Terisi, dan Cikedung, yang sangat membutuhkan aliran dari Bendungan Cipanas.
“Alhamdulillah semua tuntutan kami, baik terkait kelembagaan tani, jaringan irigasi, hingga Irigasi Perpompaan (IRPOM), dikabulkan dan direspons langsung oleh Pak Menteri. Tujuan kami murni untuk kesejahteraan petani,” ungkap Udi.
Tuntaskan Masalah Air dan Pupuk dengan Segera
Merespons keluhan krisis air yang jaraknya satu hingga lima kilometer dari Bendungan Cipanas, Mentan Amran mengambil langkah bypass dengan langsung menelepon pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Direktorat Jenderal terkait di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dari ruang pertemuan.
“Ini rakyat kita, ini saudara kita, ini anak kita. Bagaimana progresnya? Kalau tidak ada anggarannya, saya pindahkan dari Kementerian Pertanian. Bisa tidak selesai masalahnya ini? Inilah gunanya kita melayani rakyat,” tegas Mentan Amran melalui sambungan telepon.
Selain meminta percepatan penyaluran air, Mentan juga menargetkan pengadaan IRPOM bagi petani Indramayu harus rampung dalam kurun waktu maksimal dua bulan.
Tidak berhenti di infrastruktur air, keluhan terkait kelangkaan pupuk subsidi juga langsung ditindaklanjuti. Mentan Amran seketika menghubungi jajaran manajerial PT Pupuk Indonesia untuk segera mengamankan pasokan. "Selesaikan ya. Ini ada seribu orang di sini yang minta tambah pupuk," perintahnya tegas.
Kucuran Bantuan Alsintan dan Peresmian Kelembagaan
Dalam pertemuan tersebut, komitmen Kementan juga diwujudkan melalui tambahan bantuan fisik yang diserahkan kepada para petani. Sebelumnya, Serikat Tani Indramayu telah menerima 5 unit hand tractor dan 6 unit combine harvester.
Pada momentum Hari Tani Nasional ini, Mentan Amran kembali mengucurkan dukungan berupa:
- 24 unit hand tractor untuk 24 basis kelompok tani.
- 2 unit traktor roda empat (traktor besar).
- Bantuan benih padi unggul untuk cakupan lahan seluas 1.000 hektare.
Mentan Amran sekaligus meresmikan secara langsung Kelompok Maju Berani Berjuang, sebuah kelembagaan yang dibentuk oleh petani Indramayu untuk memperkuat akses distribusi bantuan dan program pemerintah mendatang.
Kementan sebagai Rumah Petani
Bagi para petani, respons cepat dan tanpa birokrasi berbelit ini memberikan rasa aman dan diperhatikan oleh negara. Bung Udi menyebut bahwa Kementerian Pertanian adalah rumah sejati bagi para pahlawan pangan Indonesia.
Hal senada diungkapkan oleh Nina Nurhalia, salah satu petani yang hadir. Keluhannya didengarkan secara langsung dan direspons dengan pelukan hangat dari Mentan Amran, menciptakan momen emosional yang disambut gemuruh tepuk tangan ribuan petani.
"Terima kasih Bapak. I love you full, Pak Menteri!" seru Nina yang langsung disahut dengan sorakan 'Mantap!' dari para petani yang memenuhi Kementan.
Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".
Artikel ini ditulis berdasarkan rilis pada Kementerian Pertanian berjudul "Petani Puas Mentan Amran Dengar dan Selesaikan Masalah Lapangan."